Deputi Pencegahan Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia, Zainul Muttaqien, hadiri penyerahan zakat Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat. Bersama Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka, zakat tersebut diserahkan melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), pada Kamis (27/3).
Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menyampaikan bahwa zakat adalah manifestasi dari keadilan sosial dan pemerataan kesejahteraan.
Presiden Prabowo juga menekankan pentingnya pengelolaan zakat yang transparan dan efektif. Ia meminta jajaran BAZNAS untuk menyalurkan zakat secara tepat sasaran dan memberikan bantuan langsung kepada sesama. Dengan demikian, zakat dapat menjadi penambah rasa syukur atas rezeki yang telah diberikan oleh Allah SWT.
Acara penyerahan zakat tersebut dihadiri oleh para Menteri Kabinet Merah Putih dan seluruh undangan yang hadir. Penyerahan zakat ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam meningkatkan keadilan sosial dan pemerataan kesejahteraan melalui pengelolaan zakat yang efektif.
#indonesiabersinar
#indonesiadrugfree
BIRO HUMAS DAN PROTOKOL BNN
Kepala BNN RI, Marthinus Hukom, S.I.K., M.Si., membuka Rakernis Bidang Pencegahan BNN di Ruang Hoegeng BNN, Jakarta, Rabu (19/2).
Upacara Laporan Kenaikan Pangkat Ke dan Dalam Golongan Pati Polri
Deputi Pencegahan BNN M. Zainul Mutaqin Hadir dalamLounching Film edukasi Dua Dunia
Badan Narkotika Nasional (BNN) melalui Deputi Bidang Pencegahan BNN kembali membuktikan komitmennya dalam memerangi penyalahgunaan narkoba melalui edukasi dan informasi untuk mewujudkan generasi Bersinar (Bersih Narkoba). Edukasi dan informasi tentang narkoba dan dampak penyalahgunaannya, kali ini diberikan kepada siswa Sekolah AL-Wildan Islamic School 15 Bekasi, Jawa Barat.
Dalam kunjungannya ke kantor BNN, para siswa diajak untuk mengenal lebih dekat tentang berbagai jenis narkoba, dampak buruknya bagi kesehatan, dan upaya pencegahan yang bisa dilakukan. Acara yang berlangsung di Ruang Rapat Muhammad-BNN, Cawang, Jakarta Timur, pada Rabu (13/11), disambut antusias oleh para siswa yang terlihat serius mendengarkan setiap penjelasan dari para Penyuluh Narkoba BNN.
"Kami sangat senang bisa berbagi pengetahuan dengan adik-adik sekalian. Harapan Kami, dengan pemahaman yang lebih baik, adik-adik bisa menjadi agen perubahan di lingkungannya," ujar Bery Rudiansyah, S.H., Penyuluh Narkoba BNN.
Salah satu siswa, Hanif Muhammad, mengaku mendapat banyak pelajaran berharga dari kunjungan ini. "Kunjungan ini memberikan banyak pelajaran berharga, terutama tentang bagaimana BNN bekerja dalam memberantas penyalahgunaan narkoba dan dampak buruk narkoba bagi anak muda," ungkapnya. Hanif juga mengajak teman-temannya untuk menjauhi narkoba dan mendukung upaya BNN dalam memberantas peredaran gelap narkoba.
Sementara itu, Ahmad Hafiz, guru pendamping, mengapresiasi inisiatif BNN dalam memberikan edukasi kepada generasi muda. "Kami berharap BNN dapat semakin sukses dalam memberantas peredaran gelap narkoba di Indonesia, sehingga generasi muda Indonesia dapat tumbuh menjadi generasi yang sehat dan jauh dari pengaruh narkoba," ujarnya.
Kunjungan siswa Sekolah AL-Wildan Islamic School 15 Bekasi ke BNN menjadi contoh nyata sinergi antara lembaga pemerintah dan sekolah dalam upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN). Dengan memberikan edukasi sejak dini, diharapkan generasi muda Indonesia dapat tumbuh menjadi generasi yang berkualitas dan Bersinar.
Dalam rangka meningkatkan kesadaran dini tentang bahaya penyalahgunaan narkoba, ratusan siswa-siswi dari Sekolah Dasar (SD) Al Azhar 4 Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, mengunjungi kantor Badan Narkotika Nasional (BNN), Cawang, Jakarta Timur pada Rabu (6/11). Kegiatan ini merupakan bagian dari program edukasi sekolah memperkenalkan kepada murid upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba dan pentingnya menjaga kesehatan serta masa depan yang bebas dari narkoba.
Siswa-siswi SD Al Azhar, hadir sebanyak 95 anak, dan berasal dari kelas VI. Mereka diberikan informasi langsung dari tim Kedeputian Pencegahan BNN mengenai berbagai jenis bahaya narkoba dan dampak buruknya bagi kesehatan fisik maupun mental.
Pada kesempatan ini, para siswa juga diperlihatkan Museum Narkotika, yang didalamnya terdapat sejarah, replika alat, dan informasi tentang bahaya narkotika. Dari paparan yang diberikan, diharapkan para siswa-siswi dapat memperdalam pemahaman tentang bahaya narkoba dan cara-cara melindungi diri dari godaan penyalahgunaan zat terlarang.
Penyuluh Narkoba BNN RI, James Tampubolon, M.Si. mengaku senang dengan kehadiran siswa-siswi SD Al Azhar. Mengingat pencegahan merupakan langkah utama dalam melawan penyalahgunaan narkoba. Dikatakan, BNN sangat mendukung inisiatif sekolah seperti SD Al Azhar yang berperan aktif dalam memberikan edukasi anti narkoba kepada siswanya.
Sementara itu, Kepala Sekolah SD Al Azhar 4, Kebayoran Lama, Sutinah, M.Pd. memberikan apresiasi kepada BNN. Menurutnya kegiatan ini memiliki tujuan untuk memberikan pemahaman sejak dini kepada para siswa mengenai pentingnya menjaga diri dari ancaman narkoba.
"Kami beserta bapak ibu guru mengucapkan terima kasih atas sambutannya atas kesempatannya untuk kami bisa hadir di BNN. Semoga dapat memberikan pengetahuan pembelajaran kepada anak-anak kami murid-murid kami saat ini yang hadir. Mudah-mudahan Ananda kami ini bisa mendapatkan pengalaman pengetahuan walaupun hanya sebentar, ini sangat penting untuk kehidupan masa depan mereka,"ujarnya.
Pada kegiatan ini, para siswa terlihat antusias mengikuti seluruh rangkaian acara, dan banyak mengajukan pertanyaan. Mereka menunjukkan rasa ingin tahu serta kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan dan masa depan mereka.
Untuk itu, kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam membentuk generasi yang memiliki ketahanan diri yang kuat terhadap penyalahgunaan narkoba serta mampu menjadi agen perubahan di lingkungan sekolah dan tempat tinggal.
Pelaksanaan Upacara dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda yang dipimpin oleh PLT. Deputi Pencegahan Brigjen Pol Dr. Drs. Guruh Achmad Fadiyanto, M.H.
Kepala BNN RI Marthinus Hukom membuka Pelatihan dan pengembangan kemapuan komunikasi yang di laksanakan di PPSDM BNN
Pemenag Lomba Pagelaran Budaya War On Drugs 2023