Deputi Pencegahan Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI) Muhammad Zainul Muttaqien menghadiri Gelar Griya atau open house Idulfitri 1446 Hijriah yang digelar Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, Senin (31/3).
Deputi Pencegahan Badan Narkotika Nasional (BNN), Dr. Drs. Richard M. Nainggolan, S.H., M.M., M.BA, menjadi narasumber dalam acara Kuliah Umum Kajian Ketahanan Nasional dengan tema Kebijakan P4GN Dalam Penanggulangan Penyalahgunaan Narkotika Untuk Menjaga Ketahanan Nasional yang diselenggarakan oleh Program Studi Kajian Ketahanan Nasional (PKN) Sekolah Kajian Stratejik dan Global (SKSG) Universitas Indonesia. Acara ini berlangsung di Gedung IASTH UI Aula Lt. 5 Kampus UI Salemba pada Rabu (8/11).
BNN RI RUN AGAINST DRUGS 2023 BALI, BNN RI AJAK MASYARAKAT RUNNING AGAINST DRUGS 2023. Minggu (30/7)
Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI) sebagai leading institution dalam penanggulangan permasalahan narkoba di Indonesia menggandeng stakeholder terkait baik di tingkat pusat maupun daerah, dalam hal ini Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga Kelurahan (TP PKK), guna mengoptimalisasikan implementasi Program Ketahanan Keluarga Anti Narkoba sebagai upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) yang utuh dan terintegrasi.
Bandung Choral Festival (BCF) resmi ditutup, Kamis, 31 Maret 2022. Penutupan BCF dilakukan secara simbolis oleh Kepala BNN RI, Dr. Petrus Reinhard Golose dengan melakukan pemukulan gendang di Auditorium PPAG, Universitas Parahyangan, Bandung.
Festival paduan suara yang mengusung tema war on drugs, sing against drugs akan digelar dari hari Selasa tanggal 28 sampai dengan hari Rabu 31 Maret 2022 di auditorium UNPAR, Bandung, Jawa Barat.
Gemuruh kemeriahan dan suka cita tampak terdengar di Auditorium Universitas Sam Ratulangi Manado, tempat dimana diselenggarakannya Kompetisi Paduan Suara "War on Drugs Christmas Choral Competition 2021, Sing Against Drugs", Manado (12/12).
Pelaksanaan Sing Againts Drugs hari pertama, bertempat di Auditorium Universitas Sam Ratulangi, Manado, Sulawesi Utara, Sabtu (11/12).
Berdasarkan data yang ada di BNN, tidak satu pun desa atau kelurahan yang berada di indonesia yang menyatakan bersih dari masalah penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba. Maka, diperlukan ketahanan yang kuat dimulai dari keluarga untuk menanggulangi permasalahan narkoba.
Berkaitan dengan hal tersebut, Badan Narkotika Nasional melalui Direktorat Advokasi Deputi Bidang Pencegahan BNN, menggelar kegiatan “Rapat Koordinasi Intervensi Ketahanan Keluarga Anti Narkoba Berbasis Sumber Daya Pembangunan Desa”, di Hotel Dafam Teraskita, Jakarta, Kamis, (9/12).
Kegiatan ini menghadirkan Kelurahan Pisangan Timur beserta jajarannya, Kepala Puskesmas I dan II, Koordinator Intervensi Berbasis Masyarakat Kelurahan Pisangan Timur, Perwakilan dari Yayasan Lingkaran Indonesia Peduli, Perwakilan BNNK Jakarta Timur. Seperti kita ketahui sebelumnya, Kelurahan ini sempat launching menjadi Kelurahan Bersinar (Bersih Narkoba) beberapa waktu yang lalu.
Direktur Advokasi BNN, Drs. Jafriedi, M.M., menjelaskan dalam sambutannya bahwa BNN menjadikan program ketahanan keluarga sebagai garda terdepan untuk mewujudkan Indonesia yang bersih dari penyalahgunaan narkoba melalui penguatan sumber daya desa sehingga memiliki daya tangkal terhadap penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba.
“Bidang pencegahan BNN melaksanakan program intervensi ketahanan keluarga anti narkoba di tahun 2019 bekerjasama dengan UNODC menghasilkan model program penguatan institusi keluarga untuk menunjang pendidikan anti narkoba bagi keluarga,” jelasnya.
Program ini berdampak signifikan pada peningkatan kemampuan parenting orangtua, peningkatan resiliensi anak, serta penurunan perilaku negatif anak. Program ini merupakan hasil rekomendasi dari pemetaan ketahanan diri remaja anti narkoba yang dilakukan oleh bidang pencegahan di tahun 2018. Dari hasil rekomendasi pemetaan tersebut disebutkan bahwa faktor keluarga merupakan faktor penting dalam menumbuhkan ketahanan diri remaja terhadap penyalahgunaan narkoba.
Selain itu, menurut Drs. Jafriedi Kelurahan bersinar dapat dinilai keberhasilannya jika terdapat kegiatan P4GN yang salah satunya adalah terbentuknya relawan anti narkoba, adanya kegiatan rehabilitasi yang dilakukan oleh agen pemulihan atau disebut juga dengan intervensi berbasis masyarakat.
“Pelaksanaan IBM dimaksudkan untuk menangani risiko penggunaan narkoba tingkat ringan atau yang membutuhkan layanan bina lanjut. Sedangkan untuk tingkat risiko sedang dan berat dapat dirujuk ke lembaga rehabilitasi atau fasilitas kesehatan. Dengan demikian ibm merupakan penanganan terdepan dan terdekat yang berada di tengah masyarakat. IBM akan secara langsung berinteraksi dengan mpengguna Narkoba, keluarga dan masyarakat sekitar,” pungkasnya.
Lurah Pisangan Timur, Muhammad Iqbal, memberikan apresiasinya kepada BNN dengan digelarnya kegiatan ini, dimana kegiatan ini merupakan wadah untuk berdiskusi mengenai program-program yang akan dilaksanakan. Selain itu, ilmu pengetahuan seputar bahaya narkoba dan penanganannya sangat dibutuhkan oleh pihak yang terkait secara langsung dengan masyarakat.
“Dengan digelarnya kegiatan ini menambah masukan serta ilmu pengetahuan bagi satgas Kelurahan Pisangan timur yang baru terbentuk untuk nantinya dapat diimplementasikan langsung ke masyarakat.Dengan ditetapkannya Kelurahan Pisangan Timur sebagai Kelurahan Bersinar ini menjadi semangat kita untuk terus melaksanakan pencegahan, pemberantasan narkoba,” tutupnya.