Beranda / DEPUTI BIDANG PEMBERANTASAN

Kegiatan

14 kegiatan — DEPUTI BIDANG PEMBERANTASAN

PERKUAT SINERGI PEMBERANTASAN TPPU KEJAHATAN NARKOTIKA, BNN GELAR RAPAT KOORDINASI DENGAN PPATK

PERKUAT SINERGI PEMBERANTASAN TPPU KEJAHATAN NARKOTIKA, BNN GELAR RAPAT KOORDINASI DENGAN PPATK

Dalam rangka memperkuat sinergi dalam pemberantasan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang berasal dari kejahatan narkotika, Badan Narkotika Nasional (BNN) menggelar Rapat Koordinasi dengan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK). Rapat berlangsung di ruang Pattimura, Gedung BNN, Cawang, Jakarta Timur, Kamis (6/2). Rapat koordinasi yang dipimpin oleh Kepala BNN RI Marthinus Hukom dan jajaran Deputi Bidang Pemberantasan, serta Direktur Strategi dan Kerja Sama Dalam Negeri PPATK dan jajaran, membahas hal-hal yang dapat dilakukan oleh BNN dan PPATK untuk meningkatkan efektivitas pelacakan, pemantauan, serta pemutusan aliran dana hasil peredaran gelap narkotika. Kepala BNN RI menegaskan bahwa kejahatan narkotika tidak hanya berdampak pada kesehatan dan keamanan masyarakat, tetapi juga memiliki dimensi ekonomi yang sangat besar. Oleh karena itu, upaya pemberantasan tidak hanya dilakukan melalui pemutusan jaringan peredaran narkoba, tetapi juga dengan menelusuri serta memutus aliran dana yang mendukung bisnis ilegal tersebut. "Tujuan dari rapat koordinasi ini adalah menindaklanjuti Asta Cita Presiden, dan Program Prioritas, Kita ingin memaksimalkan penyelidikan TPPU dalam upaya memiskinkan bandar narkoba yang selama ini menyerap uang masyarakat kemudian menggunakannya untuk mengekspansi bisnis haramnya dan Kita akan melemahkan secara keseluruhan kekuatan jaringan narkoba sehingga Kita lebih efektif melakukan penegakkan hukum," ujar Kepala BNN RI. Sementara itu, pihak PPATK akan terus mendukung BNN dalam memberikan data dan analisis terkait transaksi keuangan mencurigakan yang berkaitan dengan tindak pidana narkotika. Diharapkan juga ke depan akan ada pertemuan serupa guna mempertajam dan memaksimalkan kolaborasi kedua instansi untuk mempersempit ruang gerak para pelaku kejahatan narkotika. Dalam rapat ini, BNN dan PPATK membahas sejumlah strategi, termasuk peningkatan kapasitas dalam analisis transaksi keuangan, penguatan mekanisme pertukaran data, serta optimalisasi regulasi terkait pencucian uang dari hasil kejahatan narkotika. Dengan adanya koordinasi ini, diharapkan upaya pemberantasan peredaran narkotika semakin efektif, tidak hanya dalam aspek penindakan terhadap pelaku, tetapi juga membongkar dan memiskinkan para bandar narkoba yang telah meresahkan masyarakat dan menghambat upaya mewujudkan Indonesia Emas 2045. #indonesiabersinar #indonesiadrugfree BIRO HUMAS DAN PROTOKOL BNN

Selengkapnya Sharif Wihadma
Rapat Komite TPPU

Rapat Komite TPPU

Komite Koordinasi Nasional Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) dibentuk berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 6 Tahun 2012 dan diketuai Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Prof. Mahfud MD mengadakan Rapat koordinasi antar anggota di Ruang Rapat Nakula Kantor Kemenko Polhukam, (23/12).

Selengkapnya Fernando Munthe
BAKTI SOSIAL BNN RI BANTU WARGA TERDAMPAK PANDEMI

BAKTI SOSIAL BNN RI BANTU WARGA TERDAMPAK PANDEMI

Setahun lebih pandemi Covid-19 melanda seluruh dunia dan membawa dampak multi dimensi yang signifikan di berbagai negara. Di Indonesia, dampak pandemi ini mengakibatkan jutaan warga masyarakat yang terpapar Covid-19, hingga sampai menimbulkan banyaknya masyarakat yang meninggal dunia. Selain itu, dampak sosial yang ditimbulkan adalah banyaknya masyarakat yang kehilangan pekerjaan dan kesulitan untuk mencukupi kebutuhan hidupnya sehari-hari. Melihat kondisi masyarakat yang prihatin hingga memerlukan bantuan tersebut, BNN RI peduli dan hadir bersama dengan para relawan dari elemen organisasi anti narkoba maupun jurnalis melakukan aksi Bakti Sosial Gotong Royong NKRI, di wilayah Pondok Kopi, Jakarta Timur, Jumat (06/08).